Pastor Johannes (Ferdinandus) Van Loon OFM Cap, tiba di Medan dari Belanda pada tanggal 20 Agustus 1912 dan diminta untuk menjaga kebutuhan religius Komunitas Tamil, dan akhirnya dilantik sebagai Pastor untuk menjaga umat Katolik Tamil yang tersebar di perkebunan.
Agar efektif dalam kerasulannya, dia mula belajar Bahasa Tamil dan pergi ke Penang untuk memperbaiki bahasa Tamil-nya pada tahun 1913. Setelah menghabiskan beberapa bulan di Penang dia kembali ke Medan pada akhir bulan Juli 1913 dan memberikan hati dan jiwanya untuk kebutuhan umat katolik Tamil. Setelah melayani keluarga Katolik Tamil yang bertebaran di perkebunan, Pastor Van Loon mendirikan sebuah stasiun misi di kota Medan dengan mengumpulkan keluarga Katolik Tamil dari perkebunan ke Kampung Kristen.